Sekjen PBB Desak AS-Iran Melanjutkan Negosiasi Menuju Penyelesaian Damai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera melanjutkan negosiasi menuju penyelesaian damai dan berkelanjutan atas konflik yang sedang berlangsung. Desakan ini disampaikan oleh Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, dalam konferensi pers di New York pada Senin (17/8), bertepatan dengan berakhirnya periode negosiasi 60 hari yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump berdasarkan ketentuan Kesepakatan Iran.
Guterres juga meminta kedua negara menurunkan retorika dan berupaya mencegah dimulainya kembali aksi militer. Ketegangan meningkat setelah Trump pada 8 Juli menyatakan gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada 18 Juni tidak lagi berlaku. Sejak itu, militer AS telah melakukan beberapa serangan terhadap Iran, yang diklaim sebagai respons terhadap tindakan Teheran terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 04.40
Gencatan Senjata AS - Iran 60 Hari Akan Berakhir, Mungkinkah Perang Kembali Berkecamuk?
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.14
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Melonjak 4 Hari Beruntun
Berita terkait
Di Sidang Majelis Umum PBB, Antonio Guterres Desak Konflik Timur Tengah segera Dihentikan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 11.11
Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.00
Trump Hadapi 'Pilihan Besar' soal Iran: Damai atau Hancurkan Teheran
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 07.55
Presiden Pezeshkian di PBB: Iran Korban Terorisme AS, Khamenei Dibunuh, Anak-anak Dibom!
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 07.14