Breaking! AS-Iran Kembali Memanas, Negosiasi Damai Buntu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Upaya Amerika Serikat dan Iran untuk menghidupkan kembali kesepakatan damai sementara kembali menemui jalan buntu. Seorang sumber senior Iran menyatakan tidak ada kemajuan dalam pembicaraan mengenai kembalinya AS ke kesepakatan yang dicapai pada Juni 2026. Kesepakatan tersebut sebelumnya menetapkan penghentian operasi militer di seluruh lini, namun kemudian runtuh. Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan "berakhir" pada 7 Juli, sementara Iran menyebutnya "ditangguhkan". AS menuding Iran gagal membuka kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz, sementara Teheran menilai Washington melanggar komitmen termasuk terkait pencabutan blokade pelabuhan dan pencairan aset yang dibekukan.
Trump mengklaim AS memiliki "kendali penuh" atas Selat Hormuz, namun Otoritas Selat Teluk Persia yang dibentuk Iran menegaskan jalur tersebut masih ditutup. Trump juga menulis di Truth Social bahwa Iran "hanya banyak bicara tanpa tindakan nyata". Sumber Iran membantah laporan perpanjangan gencatan senjata 60 hari, menyatakan tidak ada pembicaraan perpanjangan karena tidak ada periode yang pernah dimulai.
Ketegangan semakin mengkhawatirkan setelah serangan terhadap kapal di kawasan Selat Hormuz. Sejumlah serangan kapal dan kapal kargo kecil diduga diserang kelompok Houthi di Selat Bab el-Mandeb hingga menewaskan empat awak. Militer AS juga melaporkan menembakkan dua rudal Hellfire untuk melumpuhkan sistem kemudi kapal berbendera Panama. Konflik yang dimulai sejak serangan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 telah menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon. Harga minyak Brent sempat melonjak hingga US$126 per barel sebelum turun ke kisaran US$88 per barel, sementara minyak WTI diperdagangkan sekitar US$83 per barel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.50
Harga Minyak Dunia Mandek di US$87,8 saat Harapan Damai AS-Iran Redup
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 00.01
Kapal Komersial Hadapi Ancaman di Selat Hormuz dan Bab al-Mandeb, Tak Ada Lagi Jalur Pelayaran Aman
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.16
Wapres AS Sebut Nuklir Iran Bukan Lagi Prioritas AS, Terus Apa?
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
Berita terkait
Turun Lagi! Harga Minyak Dunia Tertekan Konflik dan Langkah Arab Saudi
JawaPos · 18 September 2026 pukul 08.30
Harga Minyak Tembus US$106 Usai Serangan Houthi Lumpuhkan Pipa Saudi
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 10.55
Harga Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel, Bisa Lampaui USD120 dalam Waktu Dekat
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.54
Harga Minyak Dunia Meledak Jebol Level US$100, Tertinggi Sejak Juli
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.23