Di Sidang Majelis Umum PBB, Antonio Guterres Desak Konflik Timur Tengah segera Dihentikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan penghentian konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung. Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Guterres menyatakan bahwa gencatan senjata yang ada hanyalah 'kebakaran lebih kecil' sementara warga sipil tetap menderita akibatnya. Ia meminta para pemimpin dunia untuk memanfaatkan forum PBB sebagai sarana dialog guna mencegah eskalasi konflik.
Guterres juga menekankan pentingnya memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan serta mengembalikan hak-hak dan kebebasan navigasi di wilayah bersangkutan. Konflik Timur Tengah telah melibatkan beberapa negara, termasuk serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap target di Iran pada Februari, diikuti dengan serangan balasan Iran dan akhirnya penandatanganan nota kesepakatan pada Juni untuk mengakhiri permusuhan.
Menurut Guterres, penggunaan platform PBB sebagai mediasi dialog menjadi kunci untuk mencegah penyebaran konflik lebih lanjut dan mencapai solusi damai yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.
Bagikan
Berita terkait
Sekjen PBB Desak AS-Iran Melanjutkan Negosiasi Menuju Penyelesaian Damai
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 10.00
Trump Kembali Ultimatum Iran: Pilih Berunding Atau 'Diledakan' AS
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.05
125 Ribu Orang Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 23.00
Sekjen PBB Antonio Guterres Prihatin Eskalasi Militer Israel di Libanon Selatan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.34