Sempat Berhenti, Pabrik Tembaga Raksasa RI Ini Sudah Beroperasi Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) menyatakan bahwa fasilitas pemrosesan dan pemurnian (smelter) di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Gresik, sudah beroperasi kembali sejak Agustus 2026 setelah pasokan konsentrat tambang pulih dari longsor di September 2025. Smelter baru Freeport mulai menghasilkan 5.000 ton katoda tembaga pada September 2026. Proyek dengan investasi US$4,2 jutaan mengolah 1,7 juta ton konsentrat per tahun, menghasilkan 600.000 ton katoda dan 6.000 ton produk logam berharga (PMR) atau 50 ton emas per tahun. Smelter ini menjadi fasilitas single line terbesar di dunia, bersama dengan PT Smelter menghasilkan total 1 juta ton katoda tembaga per tahun.
Bagikan
Berita terkait
Bos Freeport Beberkan Proyek Tambang Masa Depan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.35
Perpanjangan Izin Tambang (IUPK) Freeport Jadi Perhatian Dunia
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.40
Freeport Punya Proyek Tambang Baru, Bisa Produksikan 6 Juta Ons Emas
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.25
Tak Cuma Emas, Tambang Freeport Ini Bisa Hasilkan 7 Miliar Pon Tembaga
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.25