Sempat Hilang Kontak, Barista Asal Aceh Ternyata Ditahan Imigrasi Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Muhammad Ikhsan, barista asal Aceh yang bekerja di Arab Saudi, sempat tidak dapat dihubungi setelah izin tinggal kedaluwarsa tiga bulan. Ia ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tabuk karena perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan tidak mampu membiayai pemulangan. Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil menelusuri dan menghubungi Ikhsan, yang kemudian dirapat oleh Satuan Tugas Wilayah Tabuk. Ikhsan akan dipindahkan ke Tarhil Syumaisi, Makkah, untuk proses pemulangan ke Indonesia. Koordinasi melibatkan DPD Aceh, KJRI Jeddah, KBRI Riyadh, dan Kementerian Luar Negeri RI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 08.24
Barista Asal Aceh Hilang Kontak di Arab Saudi, Ternyata Ditahan Imigrasi
Berita terkait
Imigrasi Tanjungpinang Cegah Tujuh Warga ke Luar Negeri, Modus Mengaku Berwisata
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.46
Imigrasi Tunda 8.287 Keberangkatan WNI Terindikasi TPPO Sepanjang 2026
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.18
Sahroni Dorong Polri, KP2MI, dan Imigrasi Berantas Sindikat TPPO hingga ke Akar
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 17.49
Imigrasi Amankan Instruktur Selam Asal China yang Buru Penyu di Raja Ampat
kumparan · 23 September 2026 pukul 13.47