Sentimen Pasar Pascapergantian Menkeu Jadi Pemicu Pelemahan Rupiah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah terus melemah dan menyentuh level Rp 17.818 per dolar AS pada perdagangan Kamis (24/9/2026), turun 83 poin dari penutupan sebelumnya. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif selama tujuh hari berturut-turut di pertengahan September. Faktor utama pelemahan rupiah adalah dinamika politik anggaran dan kepemimpinan ekonomi domestik.
Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi momentum krusial yang memicu spekulasi pasar terkait arah kebijakan fiskal ke depan. Guru ekonom UMY Imamudin Yuliadi menyatakan bahwa pergantian kepemimpinan di tengah situasi perekonomi yang tidak biasa menciptakan ketidakpastian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 16.35
Rupiah Terkapar Makin Parah, Hari Ini Dekati Rp18.000 per Dolar AS
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.10
BI Ungkap 3 Biang Kerok Nilai Tukar Rupiah Melemah
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41
Dolar AS Menguat Tembus ke Rp 17.905
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.25
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.870 per Dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
Sentimen Pergantian Menkeu Jadi Beban, Rupiah Ditutup Makin Terpuruk
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 15.26
Pasar Merespons Pergantian Menkeu, Konsistensi Kebijakan Fiskal Jadi Kunci
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 20.30
Rupiah Ditutup Bangkit ke Rp17.896 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 15.53
BI Proyeksikan Nilai Tukar Rupiah Tetap Stabil Di Tengah Dinamika Pasar Global
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.52