Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

BI Ungkap 3 Biang Kerok Nilai Tukar Rupiah Melemah

Nilai tukar rupiah melemah 46 poin atau 0,26 persen menjadi 17.764 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026), dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.718. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tiga faktor utama yang menekan rupiah: ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS, lonjakan harga minyak akibat ketidakpastian konflik Timur Tengah, dan arus keluar portofolio dari pasar emerging markets. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menjelaskan bahwa kondisi ini mendorong yield US Treasury 10 tahun naik hingga 5,11 persen, level tertinggi sejak 2007, sementara harga minyak Brent kembali melebihi US$100 per barel. Tekanan domestik juga datang dari meningkatnya kebutuhan valuta asing importir menjelang akhir kuartal III. BI menyatakan akan terus melakukan intervensi melalui transaksi NDF, spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder untuk menstabilkan rupiah. Meski tekanan, rupiah masih menguat 0,46 persen secara quarter-to-date.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait