Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Gabungan AS-Saudi di Irak Tewaskan 20 Orang

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi di Irak pada Rabu (29/7) menewaskan sedikitnya 20 anggota Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) dan meluki 32 lainnya. Serangan menargetkan pangkalan PMF di tujuh provinsi, termasuk Baghdad, Nineveh, dan Basra. PMF, aliansi bekas paramiliter yang terintegrasi ke angkatan bersenjata Irak, mengutuk serangan sebagai 'agresi' terhadap lembaga keamanan resmi. Serangan ini merupakan respons atas serangan drone dari Irak yang menargetkan pasukan AS dan fasilitas minyak di Saudi, dengan Saudi menyalahkan kelompok pro-Iran di Irak.

Kejadian terjadi di tengah tekanan AS terhadap pemerintah Irak untuk melucuti senjata kelompok bersenjata pro-Iran. Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi berjanji menjamin penyerahan senjata, namun menghadapi penolakan dari faksi kuat. PMF dibentuk pada 2014 untuk melawan militan dan kini resmi bagian militer Irak, tetapi mencakup brigade pro-Iran yang bertindak mandiri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait