Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Serdik Sespimmen Polri Dorong Mitigasi Karhutla Berbasis Masyarakat di Kotawaringin Timur

Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Serdik Sespimmen) Polri Angkatan 67 Poklat-XI menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Mitigasi dan Penanganan Karhutla Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, pada Kamis (10/9). FGD ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis studi kasus untuk menggali persoalan dan tantangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lapangan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakian, Manggala Agni, perusahaan, relawan, dan pihak terkait lainnya. Kapolres Kotawaringin Timur AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra menyampaikan sejumlah kendala dalam penanganan Karhutla, seperti wilayah yang luas perlu diawasi, keterbatasan personel dan armada, sulitnya akses air di sejumlah wilayah, keterbatasan peralatan relawan, dan karakteristik lahan gambut yang mempersulit.

Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur Iptu Edy Walujo menekankan bahwa karakteristik lahan gamput menjadi tantangan tersendiri karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah dan muncul kembali meski sudah dilakukan pemadaman. Menurutnya, penanganan Karhutla tidak cukup hanya dengan pemadaman pasca-kejadian, tetapi perlu pendekatan menyeluruh yang menggabungkan pencegahan, deteksi dini, respons cepat, penegakan hukum, dan pemulihan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait