Serikat Ungkap Potensi PHK 50 Ribu Pekerja di Jatim, Disnakertrans Respons Begini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serikat pekerja Jawa Timur memperkirakan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang akan menimpi 50 ribu pekerja akibat tekanan ekonomi dan kenaikan biaya industri. Sektor tekstil, garmen, sepatu, dan industri kayu dinilai paling rentan terdampak. Ketua FSPMI Jawa Timur, Jazuli, menyampaikan bahwa kisaran lima hingga sepuluh persen PHK besar dapat mencapai angka 50.000 pekerja atau lebih. Ia mendesak Pemprov Jatim memperkuat Satgas Pencegahan PHK untuk mengantisipasi dampak negatif terhadap tenaga kerja. Potensi PHK ini dipengaruhi oleh kondisi perusahaan, tekanan ekonomi global, serta kenaikan harga komoditas tertentu. Jazuli juga menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah PHK terbesar kedua di Indonesia, meskipun angka resmi belum sepenuhnya akurat karena banyak pekerja yang kehilangan pekerjaan namun tidak tercatat di Dinas Tenaga Kerja maupun BPJS Ketenagakerjaan. Faktor alamiah seperti berakhirnya kontrak kerja dan persoalan pekerja outsourcing juga berkontribusi pada PHK ini.
Bagikan
Berita terkait
Pihak Buruh Beberkan Biang Kerok PHK Tembus 53 Ribu Orang
Detik.com · 26 September 2026 pukul 19.45
Jaguar Land Rover Bakal PHK 4.000 Karyawan, Pemerintah dan Serikat Pekerja Gelar Pertemuan
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 20.45
Buruh Minta RUU Perlindungan Tenaga Kerja Disahkan Oktober 2026
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 12.37
Ribuan Pekerja Jatim Terancam PHK, Renny Singgung BLK Jangan Jadi Pabrik Sertifikat
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 16.10