Serius Nonsense
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
.jpeg)
Penulis menyindir penggunaan istilah 'desil' dalam statistik Indonesia, menyatakan tidak ada 'hukum desil' dalam perdesilan. Ia lebih suka menyebut desil 10 untuk golongan termiskin dan desil 1 untuk yang terkaya, mirip dengan sistem kasta di India. Redaksi mengubah tulisan penulis, yang menyebut perusuh Disway lebih kritis daripada pemerintah. Muktamar Perusuh bulan lalu dibahas agenda bahasan, dengan pendaftaran terbuka untuk agenda pendek. Penulis sendiri mengajukan agenda tentang pruning durian yang berbunga lebat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.30
Prabowo Sebut RI Lebih Baik dari Jepang, Ahli: Laporan Begini Kok Dipercaya
Berita terkait
Rumah di Pondok Indah Belum Tentu Masuk Desil 10, Kok Bisa?
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.35
Desil Bukan Label Kaya atau Miskin, Begini Penjelasan dari BPS
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.07
Bagaimana Cara Menentukan Desil? Ini Kata Kepala BPS
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.29
BPS: Desil Bukan Ukuran Tunggal Kondisi Ekonomi Keluarga
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 17.30