Sikap Prudensi Dinilai Buat Suahasil Tidak Gegabah Obral Surat Utang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom dan Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto membandingkan strategi fiskal antara Suahasil Nazara dan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, Purbaya cenderung mengedepankan penambahan likuiditas untuk merangsang perekonomian, bahkan jika harus melalui peningkatan utang negara. Sebaliknya, pendekatan Suahasil dianggap lebih hati-hati terhadap risiko penguangan. Eko menilai Suahasil tidak akan gegabah menerbitkan surat utang, terutama di tengah permintaan investor atas imbal hasil tinggi. Eko juga menyarankan pemerintah menghentikan praktik penahanan dana restitusi pajak bagi pelaku usaha. Dengan sikap prudensi ini, kebijakan fiskal di bawah Suahasil diperkirakan lebih berpihak pada pengendalian risiko daripada stimulansi agresif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 11.48
Di Balik Suahasil Nazara Ditunjuk Gantikan Purbaya, Aktivis 98: Dia Sudah Memahami Dapur Kemenkeu
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.10
Bakom Ungkap Alasan Suahasil Ditunjuk Jadi Menkeu Gantikan Purbaya
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 07.50
Sederet PR Berat di Pundak Menkeu Baru Suahasil Nazara
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 06.48
Purbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?
Berita terkait
Suahasil Diminta Tak Ikuti Jejak Purbaya, Evaluasi Tata Kelola Fiskal
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 20.16
Beredar Kabar Masalah Internal di Balik Pencopotan Purbaya, Suahasil Buka Suara
Detik.com · 14 September 2026 pukul 18.32
Tak Lagi Jadi Menteri, Ini Sederet Kebijakan Purbaya Selama di Kementerian Keuangan
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.06
Relawan Minta Pergantian Menkeu Tak Perlu Direspons Berlebihan
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 22.54