Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara Sepakat Ingin Merdeka dari Inggris Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para pemimpin Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara menandatangani deklarasi bersama pada Senin (14/9) yang mendesak pemerintah Inggris Raya bersiap untuk perubahan konstitusional. Menteri Pertama ketiganya—John Swinney (Skotlandia), Rhun ap Iorwerth (Wales), dan Michelle O’Neill (Irlandia Utara)—menyatakan bahwa setiap bangsa memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri secara demokratis. Deklarasi ini menandai momen pertama sejak proses devolusi dimulai pada 1997, di mana ketiganya sekaligus mengusung kemerdekaan dari Inggris Raya. Mereka juga menekankan pentingnya memperkuat hubungan dengan Uni Eropa pasca-Brexit, yang dinilai merusak perekonomian dan membatasi peluang rakyat. Pernyataan ini muncul setelah pertemuan pertama antarpara pemimpin nasionalis di Cardiff, sementara Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan dukungannya terhadap penyatuan Irlandia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 21.59
Irlandia Utara, Skotlandia dan Wales Satu Suara, Britania Raya Terancam Pecah
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 17.40
UK Terancam Bubar, 3 Negara Siap Deklarasi Merdeka dari Inggris
Detik.com · 14 September 2026 pukul 09.27
Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara Bakal Rapat Bahas 'Keluar' dari UK
Berita terkait
Trump Ingin Irlandia Bersatu, Demonstran Berpakaian dan Berkaca Mata Hitam Bakar Bendera AS
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 21.30
Di KTT BRICS, Prabowo Bicara Beri Makan Rakyat Cara Bangun Bangsa Mandiri
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.46
Fadli Zon Dorong Museum A.K. Gani Jadi Ruang Hidup Sejarah
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 11.15
Napoli Ungkap Operasi Jantung Scott McTominay Berjalan Sukses
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.18