Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Soal Presidential Threshold, LSI: Dukungan Minoritas Tak Otomatis Picu Deadlock

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyangkal isu bahwa Indonesia secara otomatis mengalami 'minority president' sejak Pemilu 2004. Menurutnya, dukungan partai yang tidak mencapai mayoritas di parlemen tidak terhubung langsung dengan deadlock pemerintahan. Contohnya, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2004 hanya memperoleh 7% suara partainya, namun pemerintahannya tidak bermasalah. SBY kembali menang pada 2009 dengan dukungan partai 25%, tetap menyelesaikan tugasnya tanpa deadlock. Mirip dengan Joko Widodo pada 2014, yang didukung koalisi sekitar 37-38%, namun memperoleh dukungan cukup di parlemen. Djayadi meminta agar wacana penguatan sistem presidensial tidak disalahgunakan untuk mempertahankan kepentingan politik, termasuk penyederhanaan partai. Sedangkan Arya Fernandes dari CSIS menyebut risiko 'minority president' yaitu presiden yang tidak memiliki basis dukungan di DPR, berisiko menimbulkan legislative deadlock dan instabilitas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait