PDIP Kunci Parliamentary Threshold 6%, Tarik-Menarik Ambang Batas Parlemen Makin Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDI Perjuangan menyatakan usulan resmi parliamentary threshold 6% dalam pembahasan aturan pemilu. Angka ini ditentukan oleh Ketua DPP PDIP Said Abdullah sebagai hasil pertimbangan pengalaman pemilu sebelumnya. Angka 6% ditempatkan di antara usulan 5% (dirawat beberapa pihak) dan 7% yang diusulkan Partai NasDem Surya Paloh. PDIP menilai 6% mampu menyeimbangkan penyederhanaan partai di DPR sekaligus memperhatikan keberagaman politik Indonesia. Perdebatan ini menjadi bagian dari diskusi desain sistem pemilu yang akan menentukan konfigurasi politik pasca-pemilu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 10.30
Legitimasi Presiden Harus dari Rakyat, Bukan Koalisi Fraksi Parpol di Parlemen
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.45
Soal PT 5 Persen dan Syarat Pencapresan di RUU Pemilu, Ketua DPR: Belum Dibahas Resmi
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.43
Jokowi soal Ramai Usulan Parliamentary Threshold: Mau 8% Oke, PSI Optimistis
kumparan · 24 September 2026 pukul 11.53
DPR soal Usulan Pileg-Pilpres Dipisah: Jadi Masukan, RUU Pemilu Masih Dinamis
Berita terkait
NasDem Dorong Parliamentary Threshold 7%, PAN Tolak: Representasi Rakyat Rendah
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.25
PDIP: Ambang Batas Parlemen Ideal di Kisaran 4 sampai 7 Persen
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.09
Demokrat Soroti Suara Hangus di Parliamentary Threshold, PDIP Bicara Sistem
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.34
Ketua DPP PDIP Ungkap Parliamentary Threshold Ideal 4-7%: Parlemen Efektif
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.01