Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Standar Internal Ketat, Pakar Sebut Usia Galon Bukan Penentu Keamanan

JAKARTA - Usia galon guna ulang tidak menentukan kualitas air minum di dalamnya. Sejumlah pakar, termasuk Prof. Nugraha Edhi Suyatma dari IPB, menegaskan bahwa air tetap aman dikonsumsi selama galon memenuhi standar keamanan, dirawat dengan baik, dan melalui proses pengawasan serta sanitasi yang diterapkan produsen. Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) telah memiliki sistem pengendalian mutu untuk memastikan galon yang beredar tetap memenuhi persyaratan keamanan pangan, termasuk standar internal terkait mutu fisik, kimia, dan keamanan pangan.

Hasil riset kolaborasi Seafast IPB dan BPOM menunjukkan bahwa galon yang telah digunakan hingga 50 kali dan disimpan pada kondisi ekstrem tetap memenuhi batas migrasi Bisphenol A (BPA) sesuai ketentuan BPOM. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan ulang galon tidak serta-merta menurunkan keamanan air minum.

Menurut Nugraha, ketahanan galon lebih ditentukan oleh cara pemakaian dibanding usia kemasan itu sendiri. Perlakuan konsumen, seperti cara mencuci dan penggunaan yang berpotensi menggores permukaan bagian dalam galon, justru lebih memengaruhi kualitas dan keamanan kemasan dibandingkan usia galon.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait