Standar Internal Ketat, Pakar Sebut Usia Galon Bukan Penentu Keamanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

JAKARTA - Usia galon guna ulang tidak menentukan kualitas air minum di dalamnya. Sejumlah pakar, termasuk Prof. Nugraha Edhi Suyatma dari IPB, menegaskan bahwa air tetap aman dikonsumsi selama galon memenuhi standar keamanan, dirawat dengan baik, dan melalui proses pengawasan serta sanitasi yang diterapkan produsen. Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) telah memiliki sistem pengendalian mutu untuk memastikan galon yang beredar tetap memenuhi persyaratan keamanan pangan, termasuk standar internal terkait mutu fisik, kimia, dan keamanan pangan.
Hasil riset kolaborasi Seafast IPB dan BPOM menunjukkan bahwa galon yang telah digunakan hingga 50 kali dan disimpan pada kondisi ekstrem tetap memenuhi batas migrasi Bisphenol A (BPA) sesuai ketentuan BPOM. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan ulang galon tidak serta-merta menurunkan keamanan air minum.
Menurut Nugraha, ketahanan galon lebih ditentukan oleh cara pemakaian dibanding usia kemasan itu sendiri. Perlakuan konsumen, seperti cara mencuci dan penggunaan yang berpotensi menggores permukaan bagian dalam galon, justru lebih memengaruhi kualitas dan keamanan kemasan dibandingkan usia galon.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.55
Mitos Usia Galon Terbantahkan: Pakar IPB Jamin Air Guna Ulang Tetap Higienis dan Aman
Berita terkait
Peneliti Unair: Kadar BPA Galon Guna Ulang PC Masih Jauh di Bawah Batas Aman
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.30
Demi Lindungi Konsumen, Pakar Dorong Standar Batas Pakai Galon Guna Ulang
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 20.27
BGN Tutup Permanen 1.300 Dapur SPPG Bermasalah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.01
Swasembada Pangan hingga Ekspor Beras Jadi Kado Kemerdekaan Indonesia
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.26