Suara Pletak Rp195,5 Juta: Begini Kronologi dan Solusi Masalah Jaecoo J5 Ganti Baterai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Theodorus Herutomo Theo, pemilik Jaecoo J5 EV, mengalami masalah pada baterai mobil listriknya yang baru. Mobil tersebut diserahterimakan pada 1 Juli 2026 dan belum genap tiga minggu digunakan. Saat dalam perjalanan menuju Semarang, terdengar suara "pletak" dari bagian bawah mobil. Tidak lama kemudian muncul ikon kura-kura hijau di panel instrumen. Ikon tersebut menandakan bahwa kecepatan mobil otomatis dibatasi hanya 30 km per jam.
Theo segera menelepon customer service Jaecoo. Mereka menyarankan untuk mematikan mesin selama 30 menit sampai satu jam. Ia menunggu selama 40 menit dan mobil kembali normal sehingga perjalanan dapat dilanjutkan. Namun masalah belum selesai. Sehari kemudian, begitu mobil dinyalakan lagi di Semarang, ikon kura-kura hijau muncul kembali. Theo membawa mobilnya ke bengkel resmi Jaecoo di Semarang.
Dari pemeriksaan di bengkel, diketahui bahwa "nepel" atau pipa pendingin baterai pecah. Solusi satu-satunya adalah mengganti battery pack dengan estimasi biaya Rp195,5 juta. Angka tersebut membuat Theo sempat tidak bisa tidur nyenyak. Insiden ini terjadi pada mobil yang masih sangat baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 12.28
Keluhan Parkir Paralel Mobil Listrik Aa Juju: Kendala Teknis dan Penjelasan Teknisi
Berita terkait
Biaya Perbaikan Baterai EV Mahal, Bosch Khawatirkan Usia Pakai Mobil Listrik Lebih Pendek
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 18.01
Suara Pletak Jaecoo J5: Begini Kronologi dan Solusi Masalah Ganti Baterai
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 12.50
Solusi Stellantis Terhadap Ancaman di Mobil Listrik, Menarik!
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.10
TKDN Mobil Listrik Naik Jadi 80% pada 2030, Komponen Lokal Makin Dibutuhkan
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.26