Solusi Stellantis Terhadap Ancaman di Mobil Listrik, Menarik!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Stellantis mengembangkan sistem pelepasan baterai darurat untuk mobil listrik guna mengatasi risiko kecelakaan akibat overheat atau thermal runaway pada baterai tegangan tinggi. Sistem ini didasarkan pada paten baru bernama 'High-Voltage Battery Quick Release System For Vehicle' yang baru diterbitkan oleh USPTO pada September lalu. Sistem ini dirancang untuk memutus dan melepas paket baterai utama dari sasis mobil secara fisik saat terjadi ancaman ledakan. Penggunaan sistem ini dilengkapi dengan dua sakelar darurat: satu di dalam kabin untuk pengemudi dan satu di bagasi untuk petugas dari luar. Ketika sakelar ditekan, rangka penyangga baterai akan bergeser dan menjatuhkan baterai ke jalan. Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan penumpang dan pengemudi mobil listrik saat terjadi situasi kritis. Dengan melepas baterai secara cepat, risiko ledakan atau kebakaran yang lebih besar dapat diminimalisir. Sistem ini menunjukkan langkah agresif namun logis dari Stellantis dalam menghadapi tantangan keamanan pada kendarakan listrik.
Bagikan
Berita terkait
Biaya Perbaikan Baterai EV Mahal, Bosch Khawatirkan Usia Pakai Mobil Listrik Lebih Pendek
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 18.01
TKDN Mobil Listrik Naik Jadi 80% pada 2030, Komponen Lokal Makin Dibutuhkan
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.26
Fakta Mengejutkan Mobil Listrik Wajib TKDN 40%, Kondisinya Begini
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 18.50
Ini yang Bikin Mobil Listrik Belum 100% Diterima Konsumen di RI
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.10