Subsidi Energi 2027 Dianggarkan Rp272 Triliun, Kementerian ESDM Bilang Begini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa anggaran subsidi energi untuk tahun 2027 dianggarkan sebesar Rp272 triliun. Sekretaris Jenderanya, Ahmad Erani Yustika, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kenaikan asumsi nilai tukar rupiah yang ditetapkan sebesar Rp17.500 per dollar AS, naik dari Rp16.500 pada tahun 2026. Pembahasan asumsi ini dilakukan secara lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas.
Besaran subsidi energi juga dipengaruhi oleh kuota dan asumsi harga minyak mentak Indonesia (ICP), yang naik dari US$70 per barrel pada 2026 menjadi US$75 per barrel pada 2027. Erani menekankan bahwa besar kecil subsidi tergantung pada variabel-variabel tersebut dan masih dapat disesuaikan setelah pembahasan dengan DPR yang dijadwalkan pada 31 Agustus 2025.
Pemerintah fokus pada transformasi mekanisme subsidi dari berbasis harga barang ke berbasis penerima manfaat (by name by address). Tiga komoditas utama yang mendapatkan subsidi pada 2027 adalah BBM bersubsidi, LPG 3 kg (Gas Melon), dan listrik. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, pemerintah akan menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bagikan
Berita terkait
13,3 Juta Buruh Bakal Dapat Guyuran Bantuuan Subsidi Upah Rp900 Ribu
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.55
Pemerintah Jamin Kualitas Gizi MBG Nggak Terpengaruh Laju Inflasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.13
Penerbangan Terganggu Kabut Asap, Gubernur Sumsel Tahan Penggunaan Anggaran Banpres
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.41
Suahasil: Belajar dari Frans Seda, kredibilitas harus terus dijaga
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 14.35