3 Pekan Jadi Bos BGN, Sudaryono Tutup 1.300 Dapur MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengumumkan penutupan permanen 1.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga pekan kepemimpinannya. Sebanyak 800 dapur ditutup minggu lalu dan 500 dapur sebelumnya, semua karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Sudaryono menegaskan tidak akan memandang bulu siapa pun pemilik SPPG; jika sistem tidak memenuhi standar, dapur akan ditutup untuk melindungi mitra SPPG yang bekerja dengan baik.
Meski masih ditemukan kasus keracunan, Sudaryono memastikan peningkatan kualitas MBG terus dilakukan dengan belajar dari SPPG berkinerja baik. Saat ini minimal 27.000 SPPG dinilai sudah bekerja sesuai standar. Sebagai contoh, SPPG yang dikelola Bhayangkari Polri menggunakan test kit dan hingga kini tidak mencatat satu pun kasus keracunan. Ultimatum diberlakukan: seluruh dapur yang tidak memenuhi standar bisa ditutup kapan saja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.10
Bos BGN Wajibkan Kepala Dapur MBG Siaga Dini Hari, Kenapa?
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Kepala BGN Curhat ke Menteri PKP, Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 20.25
BGN Perkuat Transparansi Menu MBG di Berbagai Daerah, Publik Diminta Ikut Mengawasi
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.28
BGN Tak Pandang Pemilik, 1.300 Dapur MBG Ditutup dan Bisa Permanen jika Tak Penuhi Standar
Berita terkait
Mulai 5 Oktober 2026, BGN Ubah Skema Insentif Dapur MBG Jadi Rp2.000 per Porsi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 21.07
BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Rp 2 Ribu Per Porsi Mulai 5 Oktober
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.53
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Insentif Dapur MBG Tak Lagi Rp6 Juta per Hari, BGN Ubah jadi Rp2.000 per Porsi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 15.00