Suku Bunga 5,75 Persen, BI: Tekanan Global belum Reda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate pada level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur 18-19 Agustus 2026. Keputusan ini diambil untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tekanan global yang belum mereda. Meskipun suku bunga tetap, BI meluncurkan instrumen kebijakan seperti insentif hedging cost (swap jual lindung nilai 12,5% dan DNDF 15%) serta Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang telah menyalurkan Kredit perbankan 13,58% yoy pada Juli 2026. Net inflows portofolio asing mencapai US$1,8 miliar pada triwulan III-2026 hingga 14 Agustus 2026, didorong penerbitan global bond dan masukannya ke SBN serta SRBI. Instrumen digital BI mencatat transaksi sebesar 5,50 miliar pada Juli 2026 dengan pertumbuhan QRIS 82,42%. Nilai tukar Rupiah menguat 0,78% menjadi Rp17.855 per USD pada 18 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.32
Rupiah Menguat ke 17.840 per Dolar AS Usai BI Rate Tetap 5,75%
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per USD, Ditopang Keputusan BI Rate
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.47
Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Suku Bunga Acuan 3 Bulan Beruntun
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen per Agustus 2026
Berita terkait
BI Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap 5,75 Persen, Ini Alasannya
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
Breaking News! BI Rate Tetap 5,75% Agustus 2026
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.21
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
BI masih kedepankan stabilitas seiring tekanan global belum mereda
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.25