Rupiah Menguat ke 17.840 per Dolar AS Usai BI Rate Tetap 5,75%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029348/original/099783600_1579686479-20200122-Penguatan-Rupiah-1.jpg)
Nilai tukar rupiah menguat ke level 17.840 per dolar AS pada Rabu (19/8/2026) pasca Bank Indonesia menahan BI Rate tetap di 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (18-19 Agustus 2026). Rupiah naik 22 poin (0,12%) dari 17.862 menjadi 17.840, sementara JISDOR BI naik dari 17.856 ke 17.844 per dolar AS. Penguatan rupiah dipicu kebijakan moneter yang menjaga stabilitas nilai tukar dari gejolak global, terutama perang di Timur Tengah yang menyulut ketegangan di Selat Hormuz antara Iran dan AS. Bank Indonesia juga mempertahankan suku bunga deposit facility 4,75% dan lending facility 6,50%, sekaligus menambah kebijakan insentif untuk menarik investasi asing dan memperkuat likuiditas pasar uang serta valas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per USD, Ditopang Keputusan BI Rate
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 17.08
Rupiah Makin Kuat, USD Berada di Level Rp 17.694
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.34
Rupiah Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS Usai BI Tahan Suku Bunga
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 08.17
Rupiah Berpotensi Melemah Hari Ini, Hasil Keputusan BI Rate Jadi Sorotan Pasar
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.925
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 09.19
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.20
Rupiah Ditutup Anjlok Dekati Rp18.000 per USD di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.36
BI-Rate Ditahan di 5,75% Dinilai Tepat, Jaga Penyaluran Kredit hingga Rupiah
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.19