Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di Desa Ida Manggala, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sekelompok petani dari Gapoktan Harapan kini beralih dari pembakaran terbuka jerami padi ke produksi pupuk organik melalui inovasi teknologi tepat guna. Dengan dukungan tim dosen dari Universitas Lambung Mangkurat dan STIPER Amuntai yang didanai oleh Kemdiktisaintek, petani dilatih menggunakan mesin pencacah jerami portabel kapasitas 600 kg/jam untuk memotong jerami hingga kurang dari 5 cm, mempercepat proses pengomposan. Sebelumnya, jerami yang terbakar membubarkan hara tanah dan menyumbang polusi udara; kini, jerami yang biasanya butuh berbulan-bulan untuk terurai dapat diubah menjadi kompos matang dalam hitungan minggu.
Program ini memanfaatkan biomassa jerami padi sebesar 525 ton per musim panen yang sebelumnya terbuang sia-sai. Dengan pendekatan ekonomi sirkular, petani tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis yang menambah biaya hingga Rp4,5 juta per hektar, tetapi juga memperkuat kemandirian lokal. Pelatihan yang diberikan mencakup teknik pengolahan hara dan pencatatan biaya usaha tani. Hasilnya, tingkat pemahaman petani tentang bahaya pembakaran jerami dan teknik pengolahan meningkat drastis dari 40% menjadi 92%.
Keberhasilan inisiatif ini juga mendukung upaya mitigasi emisi gas rumah kaca di sektor pertanian. Sebagai langkah lanjutan, tim pengabdian bersama pengurus Gapoktan Harapan sedang merencanakan Unit Usaha Kompos Desa dan mengembangkan Rumah Kompos menjadi laboratorium lapangan pertanian ramah lingkungan. Aktivitas ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PKM) dan komitmen hilirisasi riset nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 23.55
Pengusaha Garut Pekerjakan Napi: Cepat Belajar, Tak Perlu Disuruh Lagi
Berita terkait
Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik HULU
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.08
Menteri LH Soroti Ekowisata yang Digagas EIGER Nature
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 03.37
Jawa Barat Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.15
Ekonomi Desa Digenjot, Pupuk Kaltim Integrasikan Pertanian, Peternakan hingga Energi
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 20.30