Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengusaha Garut Pekerjakan Napi: Cepat Belajar, Tak Perlu Disuruh Lagi

PT Mandraguna Pusaka Indonesia (Garut, Jawa Barat) menggandeng Lapas Kelas IIA Garut untuk mengolah limbah industri kulit menjadi pupuk organik cair berbasis asam amino. Sembilan warga binaa lapas ditempatkan di fasilitas produksi, mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan, dan dipelihara dua petugas selama bekerja di luar lapas. Awalnya kapasitas produksi hanya 3.000 liter, namun setelah para napi terlatih, kapasitas naik hingga 12.000 liter per hari. Direktur Operasional dan HRD perusahaan, Nazmul, menyatakan bahwa para napi cepat beradaptasi dan tidak perlu lagi diajak secara satu per satu. Kerja sama ini menjadi solusi atas masalah jangka panjang limbah kulit di Garut yang selama puluhan tahun belum terselesaikan.

Berita terkait