Pengusaha Garut Pekerjakan Napi: Cepat Belajar, Tak Perlu Disuruh Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Mandraguna Pusaka Indonesia (Garut, Jawa Barat) menggandeng Lapas Kelas IIA Garut untuk mengolah limbah industri kulit menjadi pupuk organik cair berbasis asam amino. Sembilan warga binaa lapas ditempatkan di fasilitas produksi, mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan, dan dipelihara dua petugas selama bekerja di luar lapas. Awalnya kapasitas produksi hanya 3.000 liter, namun setelah para napi terlatih, kapasitas naik hingga 12.000 liter per hari. Direktur Operasional dan HRD perusahaan, Nazmul, menyatakan bahwa para napi cepat beradaptasi dan tidak perlu lagi diajak secara satu per satu. Kerja sama ini menjadi solusi atas masalah jangka panjang limbah kulit di Garut yang selama puluhan tahun belum terselesaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.08
Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik HULU
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.08
Sulap Limbah Jerami Jadi Pupuk Organik
Berita terkait
Cewek Asal Garut Tewas di Denpasar, Sempat Mual & Mata Menguning, RIP!
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.52
Menteri LH Soroti Ekowisata yang Digagas EIGER Nature
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 03.37
Jawa Barat Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 13.15
Menteri Jumhur Pastikan Negara Menjaga Masyarakat Adat Pelestari Lingkungan
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 00.03