Sungai Kapuas Mengering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sungai Kapuas di Kalimantan Barat sedang kekeringan akibat kemarau panjang selama empat bulan, menyebabkan kapal tongkang pengangkut batu bara tidak bisa berlayar. Kementerian ESDM memastikan penyebabnya bukan karena pembatasan kuota produksi, melainkan faktor teknis yakni menyusutnya kedalaman air sungai. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan kapal tongkang yang tertahan di Kalimantan Timur dan sekitarnya hanya karena air sungai tidak cukup dalam untuk pelayaran.
Fenomena ini ramai dibicarakan di media sosial, termasuk akun Instagram @atr.drone yang membagikan foto kapal tongkang yang sudah hampir tiga bulan kandas di tengah Sungai Kapuas. Hamparan pasir yang terbuka di dasar sungai kini menjadi daya tarik baru bagi warga untuk bersantai dan menikmati matahari terbenam. Kondisi ini juga memengaruhi mobilisasi logistik pertambangan di wilayah sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 04.45
Kapal Tongkang Tersangkut di Kapuas, ESDM: Air Surut, Bukan Produksi
kumparan · 2 September 2026 pukul 14.51
Sungai di Kaltim Surut Imbas El Nino, Pasokan Batu Bara RI Terganggu
Berita terkait
Sungai Kapuas Kering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.15
Harga Komoditas: Batu Bara-Timah Naik, Nikel Turun
kumparan · 4 September 2026 pukul 08.37
13 Titik di Semarang Kekeringan, Pemkot Bergerak, Kirim Bantuan 115 ribu liter air bersih
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 08.23
Pemerintah Bekukan Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalbar
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 06.30