Sungai Kapuas Mengering, Pengusaha Batu Bara Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyatakan kekeringan di beberapa sungai di Kalimantan, terutama Sungai Kapuas, akibat kemarau panjang dan El Nino berdampak pada pengangkutan batu bara menggunakan kapal tongkang. Direktur Eksekutif APBI Gita Maharyani menjelaskan penurunan muka air sungai membatasi kedalaman draft kapal, sehingga kapasitas muatan tidak dapat maksimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok batu bara sementara di area tambang dan stockpile pelabuhan. Namun, APBI menilai harga batu bara dipengaruhi oleh berbagai faktor pasar global, termasuk permintaan dan pasokan, bukan hanya gangguan logistik di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 5 September 2026 pukul 19.30
Kekeringan Bikin Petani Lebak terpaksa Alih Profesi
Berita terkait
Sungai Kapuas Mengering, Aktivitas Angkut Batu Bara Mulai Terdampak
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 19.05
Sungai Kapuas Kering, Pengusaha Beberkan Dampaknya ke Bisnis Batu Bara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.35
Sungai Kapuas Mengering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.20
Sungai Kapuas Kering, Kapal Tongkang Batu Bara Tak Bisa Berlayar
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.15