Surplus Nasional tidak Jamin Turunkan Harga Beras
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Proyeksi surplus beras nasional pada 2026 mencapai 3,67 juta ton tidak otomatis menjamin harga terjangkau di seluruh Indonesia. Keterbatasan infrastruktur logistik dan distribusi di wilayah terpencil seperti Maluku, Papua, dan Kabupaten Jayawijaya menyebabkan harga beras mencapai Rp23.500 per kilogram. Kementerian Pertanian mengoptimalkan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 5,2 juta ton melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menghadapi El Nino. Meski demikian, kenaikan harga komoditas seperti cabai merah hingga Rp40.000/kg di Sumatera Utara mengindikasikan tantangan distribusi tetap menjadi faktor kritis dalam ketahanan pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.47
Surplus Beras Tidak Menjamin Harga Menjadi Terjangkau
Berita terkait
Stok Beras Indonesia Diklaim Aman Hadapi El Nino
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.34
Harga Beras Tembus Rp17.000 per Kilogram, Pemkot Palu Turun Tangan Cek Pasar
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 22.43
Gangguan Produksi Beras Bayangi Sumatra Utara hingga Awal 2027
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.28
Awas El Nino Memburuk! BI Warning Harga Beras, Cabai-Bawang Merah
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.30