Tagihan Impor Minyak Jepang Cetak Rekor, Meledak Tembus Rp1.338 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tagihan impor minyak Jepang mencapai rekor dengan total Rp1.338 triliun dalam enam bulan terakhir (Maret-Agustus 2026), ditingkatkan oleh lonjangan harga migas global hingga USD330 miliar (Rp5.784 triliun). Perubahan jalur pelayaran logistik akibat konflik AS-Iran memaksa importir energi Asia mencari alternatif yang lebih mahal. Jalur alternatif yang lebih jauh meningkatkan biaya dan waktu pengiriman, menjadikan Jepang salah satu negara paling terdampak. Negara-negara Asia yang tadinya mengandalkan jalur Timur Tengah kini harus membayar harga lebih tinggi karena kondisi geografis yang menghambat transportasi.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 22.13
Impor Minyak Masih Tinggi, Bahlil Dorong Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.45
Bahlil Ungkap RI Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.12
Bahlil Sebut Impor Minyak Rusia Tahap Pertama Rampung
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 17.06