Impor Minyak Masih Tinggi, Bahlil Dorong Panas Bumi Jadi Penopang Ketahanan Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebutuhan minyak Indonesia masih jauh melampaui produksi dalam negeri. Produksi nasional hanya mencapai 600-610 ribu barel per hari, sementara konsumsi mencapai 1,5-1,6 juta barel per hari. Meski program mandatori biodiesel B50 berhasil mengurangi kebutuhan impor sebesar 300-390 ribu barel per hari, Indonesia masih harus mengimpor sekitar 700 ribu barel minyak per hari untuk menutup kesenjangan pasokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.12
Bahlil Ungkap RI Masih Impor 700 Ribu Barel Minyak per Hari
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.18
Akademisi UGM dan Unpad Ungkap Kunci Capai Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Berita terkait
Bahlil Sebut Impor Minyak Rusia Tahap Pertama Rampung
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 17.06
Bahlil Ibaratkan Harga Minyak Dunia seperti Demam Malaria: Pagi Turun, Malam Naik
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 16.55
PHE ONWJ Gaungkan Target 1 Juta Barel dan Kedaulatan Energi Indonesia
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 17.26
Prabowo Targetkan Lifting 610 Ribu Barel per Hari, 3 Strategi Kementerian ESDM Dianggap Tepat
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.45