Tak Cuma di Darat, Pembangkit Nuklir Bisa Dibangun Terapung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menyatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tidak hanya bisa dikembangkan di darat, tetapi juga dalam bentuk terapung di atas kapal atau menggunakan teknologi Small Modular Reactor (SMR). Plt. Kepala Bapeten Zainal Arifin menekankan bahwa setiap teknologi reaktor harus memenuhi prinsip keselamatan yang ditetapkan sebelum dioperasikan di Indonesia. Evaluasi regulasi dilakukan berdasarkan karakteristik desain dan teknologi, bukan hanya kapasitas pembangkit. Bapeten berperan sebagai pengawas independen yang tidak mendukung atau menghambat, tetapi memastikan keselamatan dan keamanan PLTN terpenuhi.
Bagikan
Berita terkait
Pembangkit Nuklir Diramal Bisa Menyumbang 14,2% Listrik di RI
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.05
RI Diramal Punya Pembangkit Nuklir Pertama Tahun 2032, Ini Bocorannya
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.40
Gelar Road Show Berani Bicara Nuklir di ITB, GTI Dukung Pembangunan PLTN yang Transparan
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.02
Korsel "Rayu" RI Kembangkan PLTN, Pede Mampu Jadi Mitra Utama
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.15