Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Hanya Ganggu Mental, Stres Berkepanjangan Bisa Memengaruhi Kesehatan Tulang

Stres kronis tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga berdampak pada kesehatan tulang. Menurut National Osteoporosis Foundation South Africa (NOFSA), stres berkepanjangan meningkatkan produksi kortisol, hormon yang menghambat pembentukan sel tulang (osteoblas) dan mempercepat penghancuran jaringan tulang oleh osteoklas. Kondisi ini berpotensi menyebabkan penurunan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis.

Hubungan antara stres dan kesehatan tulang semakin kompleks ketika stres berkembang menjadi gangguan seperti kecemasan atau depresi. NOFSA mencatat bahwa depresi dikaitkan dengan penurunan kepadatan mineral tulang, sementara gangguan kecemasan meningkatkan risiko patah tulang. Pola makan tidak teratur, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan tidak sehat pada penderita gangguan mental juga memperparah kerusakan tulang.

Untuk menjaga kesehatan tulang secara menyeluruh, NOFSA menekankan pentingnya pengelolaan stres melalui teknik seperti mindfulness dan terapi perilaku kognitif (CBT), aktivitas fisik rutin, serta asupan kalsium, vitamin D, dan pola makan bergizi. Dengan menggabungkan perawatan kesehatan mental dan gaya hidup sehat, seseorang dapat mempertahankan kekuatan tulang dan kualitas hidup jangka panjang.

Berita terkait