Takut Rumah Digeledah KPK, Keluarga Eks Direktur DJBC Bawa Kabur Kado Mutasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Rizal Fadillah, bersaksi dalam sidang dugaan suap dan gratifikasi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Senin (28/9). Rizal mengakui menerima bingkisan berharga seperti tas Louis Vuitton dan jam tangan mewah dari pejabat di lingkungan Direktorat P2 DJBC saat meninggalkan jabatannya. Saat ditanya oleh jaksa, Rizal menyatakan bahwa bingkisan tersebut dibawa pulang dan dibuka di rumah oleh keluarganya. Namun, saat KPK melakukan penggeledahan, bingkisan itu tidak ditemukan karena dibawa lari oleh keluarganya karena takut. Rizal menjelaskan bahwa dirinya sudah dibawa ke KPK saat penggeledahan berlangsung, sehingga tidak tahu akhirnya bingkisan itu ditemukan dan disita oleh penyidik. Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap dari PT Blueray Cargo yang diduga memberikan sekitar Rp 91 miliar kepada sejumlah pejabat Bea Cukai agar barang impor lolos dari pengawasan kepabeanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.08
Keluarga Pejabat Bea Cukai Bawa Lari Bingkisan gegara Ketakutan Usai OTT KPK
Detik.com · 28 September 2026 pukul 13.18
KPK Kembali Periksa Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 06.48
Kasus Suap Ijon Proyek Kabupaten Bekasi: KPK Didesak Periksa Tenny Intania
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 09.54
KPK Ungkap Temuan Uang Valas Saat Penggeledahan BPN Jatim
Berita terkait
Ada Kasus Baru di Bea Cukai, KPK: Tersangka Sudah Ada, Saksi Mulai Dipanggil
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.21
Menangis di Persidangan, Eks Pejabat Bea Cukai Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tak Melebar
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 18.03
Jaksa Cecar Pejabat Bea Cukai soal Dugaan OTT KPK Bocor: Siapa yang Spill?
Detik.com · 14 September 2026 pukul 15.56
Jaksa KPK Tunjukkan Isi Safe House Lokasi Pejabat Bea Cukai Sembunyikan Rp 5 M
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.50