Tangani Korban Gempa NTT, Kemenkes Bentuk Tim Health Emergency Operation Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kesehatan membentuk tim Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk menangani dampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terjadi pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memimpin rapat koordinasi virtual dengan seluruh Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, dan Kepala Puskesmas di 8 kabupaten/kota terdampak pada malam setelah bencana. Tim pendahulu dari Jakarta sudah dikirim ke lokasi untuk meninjau kondisi terkini, dipimpin oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Sosial, serta didampingi oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekeraanan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala BNPB, serta Wakil Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Sosial. Struktur HEOC diaktifkan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota untuk memaksimalkan koordinasi penanganan medis di wilayah terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.29
DPR Tugaskan Pimpinan-Anggota Dewan ke NTT Besok, Bawa Bantuan Korban Gempa
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
Kemenkes siagakan 9 HEOC, pastikan penanganan kesehatan pascagempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
Berita terkait
Kemenkes: 25 Ribu Penyintas Gempa NTT Terserang ISPA
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 23.25
Kemenkes Butuh Rp 200 M untuk Bangun Ulang 2 RS yang Rusak Imbas Gempa NTT
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.27
Prabowo Ungkap Alasan Tak ke NTT di Awal Gempa: Agar Tak Memecah Konsentrasi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.21
Alasan Prabowo Baru Tinjau Lokasi Gempa NTT, Simak
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.27