Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tawaran Strategis untuk TNI di Balik Pertemuan Prabowo dan PM Thailand

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya Indonesia dan Thailand memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan untuk menjaga stabilitas kawasan. Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (3/8/2026), Prabowo menyerukan peningkatan jumlah dan tingkat pelatihan bersama antara angkatan pertahanan kedua negara, serta pertukaran perwira dalam pelatihan dan pendidikan. Langkah ini bertujuan memperkuat kapasitas dan profesionalisme personel militer, sekaligus mempererat hubungan strategis.

PM Thailand Anutin Charnvirakul menyampaikan kesiapan negaranya untuk memperluas kerja sama di sektor industri pertahanan. Ia menawarkan penyediaan 36 kendaraan lapis baja amfibi beroda (AWAV) untuk Korps Marinir TNI Angkatan Laut, yang merupakan model yang digunakan oleh Korps Marinir Thailand. PM Anutin juga menekankan pentingnya latihan gabungan rutin, pertukaran informasi, dan kerja sama keamanan maritim antara TNI dan pihak Thailand.

Kedua pemimpin menyambut baik upaya ini, dengan Prabowo menyatakan bahwa kerja sama erat antara Indonesia dan Thailand dapat berkontribusi pada ASEAN yang lebih kuat dan stabil. Pertemuan ini juga mengingatkan akan latar belakang hubungan militer, termasuk pengalaman Prabowo berlatih bersama pasukan khusus Thailand dan kesuksesan pertemuan komite tingkat tinggi di Bangkok pada Februari lalu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait