Tepis Kabar Botok Pati Dijemput Paksa Polisi, AMPB: Sebenarnya Ingin Antar Surat Pemberitahuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivis Supriyono alias Botok Pati tidak benar-benar dijemput paksa oleh polisi, melainkan polisi datang untuk mengambil surat pemberitahuan kegiatan diskusi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/8/2026). Hal ini disampaikan oleh tim advokasi AMPB, Vander, yang menjelaskan bahwa narasi 'jemput paksa' muncul akibat trauma masyarakat terhadap kinerja kepolisian sebelumnya. Vander menyatakan bahwa masyarakat justru membantu melindungi para aktivis AMPB yang akan menggelar aksi demonstrasi pada Kamis, 27 Agustus 2026. Menurutnya, pihaknya sempat kesulitan mengantar surat pemberitahuan ke kantor polisi karena tidak ada kendaraan, sehingga akhirnya menunda pengiriman surat sementara. AMPB rencanakan aksi demonstrasi di depan Kompleks Parlemen pada 27 Agustus 2026 dengan dua tuntutan utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 18.03
Viral Video Botok Dijemput Polisi, Tim AMPB Buka Fakta Sebenarnya
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 12.30
Bukan Diblokir, Penyidik Polda Metro Jaya Minta Penundaan Transaksi Rekening Koordinator AMPB
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.14
Polda Metro Jelaskan soal Penundaan Transaksi Rekening AMPB
Berita terkait
Polisi Pulangkan 21 Orang yang Sempat Diamankan Jelang Demo di Jakarta
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.59
Ini Alasan Pendemo dan Sopir Ambulans Bawa Sajam saat Demo di Jakarta
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.37
Polisi Amankan Senjata Tajam dari Oknum Saat Demo di Jakarta
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.29
Viral Mal dan Gedung di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro: Situasi Masih Aman
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.05