Terindikasi Judi Online, 20 Ribu Penerima Bansos di Kabupaten Bekasi Dicoret
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Bekasi menonaktifkan 20.694 penerima bansos karena terindikasi terlibat judi online. Penonaktifan dilakukan sejak Juni 2026 hingga Agustus 2026 melalui sistem DTSEN yang dikelola BPS dan dimanfaatkan Kemensos. Setiap anggota keluarga yang terdeteksi bermain judi online secara otomatis kehilangan semua bantuan, termasuk PKH Rp900 ribu/bulan dan beras 10 kg. SN, warga Harjamukti, mengaku menyesal setelah dicoret karena judi daring namun kesulitan berhenti akibat iklan yang menarik di perangkatnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.30
Terlacak Main Judi Online, Bansos 1.400 KPM Ditahan Kemensos
JawaPos · 7 September 2026 pukul 11.46
Ketahuan Main Judol, 20 Ribu Penerima Bansos di Bekasi Dicoret
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 06.55
Geger! 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judol, 70% Terbukti Main
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.05
Kemensos Bongkar Fakta 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol
Berita terkait
Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.59
Gus Ipul Catat 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 01.02
Penyebab Desil DTSEN Berubah Drastis Terungkap, Apakah Bansos Batal Cair?
JawaPos · 4 September 2026 pukul 10.15
Penerima Bansos Terindikasi Judol, Gus Ipul: Akan Diberi Kesempatan Klarifikasi
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.30