Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terungkap Trump Nekat Perang Iran, Abaikan Warning dari Intelijen

Presiden AS Donald Trump melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari 2026 meski mendapat peringatan dari pejabat senior termasuk Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard dan Wakil Presiden JD Vance. Peringatan tersebut menyoroti risiko krisis energi global dan kekuatan kelompok garis keras di Iran. Serangan menyebabkan lonjakan harga bahan bakar dan tidak bergerak sesuai harapan, memaksa Tekan Saudara Arab dan Qatar mendesak negosiasi damai. Hampir 80% warga AS mendukung gencatan senjata, sementara negosiasi nuklir gagal pada 17 Agustus. Pemerintah kembali melancarkan Operasi Economic Outcast dengan tekanan ekonomi melalui blokade laut dan sanksi berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait