Tiba di Lokasi Longsor Tibet, PM Tiongkok Li Qiang Sebut 550 Orang Masih Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang tiba di Tibet pada 27 Agustus 2026 untuk meninjau lokasi bencana banjir bandang dan longsor lumpur yang menelhap wilayah perbatasan dengan Nepal. Berdasarkan laporan Xinhua, lebih dari 550 orang masih dilaporkan hilang, termasuk 260 warga negara asing. Tiga orang dikonfirmasi tewas di wilayah Tiongkok. Bencana ini dipicu oleh longsor lumpur yang menghantam pelabuhan darat utama penghubung Tiongkok dan Nepal. Pemerintah Tiongkok telah mengaktifkan respons darurat tingkat I, dengan lebih dari 300 warga dievakuasi ke lokasi aman di Kabupaten Gyirong. Analisis citra satelit menunjukkan bencana ini kemungkinan disebabkan oleh lepasnya bongkakan es besar dari gletser Himalaya sejauh 20 kilometer di timur laut perlintasan perbatasan Rasuwa-Rasuwagadhi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 15.43
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 165 Orang, 1.300 Hilang
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
7 Fakta Baru Banjir Bandang Nepal-Tibet, 165 Tewas-1.000 Orang Hilang
Berita terkait
Ratusan Tewas-Hilang Akibat Banjir Nepal, Penyebabnya Diyakini Es yang Mencair
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.42
Jumlah Hilang Banjir Bandang Tibet Naik Jadi 558 Orang, 260 Warga Asing
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.31
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Penyebab Banjir Bandang Nepal dan Tibet, Ini Penjelasan Para Ahli
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.38