Tiga Dekade Reformasi, Ibas Soroti Kesinambungan Pembangunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Ibas Yudhoyono menyoroti pentingnya merujuk kembali tiga dekade reformasi untuk memastikan pembangunan Indonesia Maju 2045 berjalan sinergis. Dalam diskusi dengan PUSaKO Universitas Andalas, Ibas menekankan bahwa konstitusi bukan sekadar teks hukum, melainkan kompas kehidupan bernegara yang mengarahkan kekuasaan, perlindungan rakyat, dan visi bangsa. Ia menyatakan reformasi telah membawa perubahan fundamental, namun perlu evaluasi lebih lanjut untuk memastikan keadilan bagi rakyat. Ibas juga menegaskan bahwa pembangunan jangka panjang sektor pendidikan, kesehatan, pangan, dan digital harus terus berlanjut melampaui perubahan politik. Dalam membahas Pokok-Pokong Haluan Negara (PPHN), ia menekankan kajian mendalam dan partisipasi luas diperlukan, termasuk peran perguruan tinggi, akademisi, dan masyarakat sipil. Sementara itu, Direktur PUSaKO Universitas Andalas Charles Simabura dan Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR Benny K Harman menambahkan bahwa konstitusi sudah cukup sebagai haluan negara, sekaligus menyoroti urgensi implementasi konsisten prinsip-prinsip demokrasi dan negara hukum demi pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi yang merata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 10.47
Tiga Dekade Reformasi, Ibas Dorong Demokrasi dan Pembangunan Bisa Berjalan Beriringan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.00
MPR RI Buka e-Aspirasi Konstitusi, Targetkan Laporan Lengkap Awal 2027
Berita terkait
Terima Delegasi KNHTN IX, Waka MPR Dorong Penguatan Demokrasi Negara Hukum
Detik.com · 15 September 2026 pukul 21.52
MPR RI Buka Kanal e-Aspirasi, Ajak Masyarakat Terlibat Kajian Konstitusi
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.17
Pengamat: Masa Jabatan Kades tak Terbatas Bertentangan dengan Demokrasi
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 10.06
Tionghoa Dinilai Makin Inklusif Melalui Partisipasi Politik
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 23.23