Tim Ekspedisi Patriot UNDIP Hadirkan Suasana Kebersamaan dan Harapan di Distrik Senggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (TEP UNDIP) hadir di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, untuk mendukung peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Mereka tidak hanya membantu menyelenggarakan upacara kemerdekaan di Lapangan Distrik Senggi, tetapi juga menggelar Festival Rakyat dan Pentas Seni dengan tema 'Rayakan Kemerdekaan, Eratkan Kebersamaan'. Berbagai lomba seperti balap karung, makan kerupuk, joget balon, voli air, dan lainnya menghibur warga, menciptakan suasana kebersamaan antara mahasiswa, warga lokal, TNI-Polri, dan ASN.
Kehadiran TEP UNDIP disambut hangat oleh warga dan tokoh setempat. Kepala Distrik Senggi, Daud Yunam, menyampaikan rasa haru atas dedikasi para mahasiswa yang rela tinggal dan berbaur dengan warga sejak sebulan sebelumnya. Ia menyebut momen ini sebagai kenangan paling berkesan setelah puluhan tahun. Komandan Koramil 1701-06 Senggi, Kapten Inf. Ajang Ahdiat, juga mendorong mahasiswa terus membantu membangun wilayah dengan segala keterbatasan yang ada.
Kapolsek Senggi, Iptu Yanto Rumbruren, mengapresiasi kerja sama yang erat tercipta melalui pendekatan humanis TEP UNDIP. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut serta dan mengajak mahasiswa untuk terus membangun negeri demi kesejahteraan bersama. TEP UNDIP turut terlibat sejak pembentukan panitia hingga pelaksanaan acara, termasuk pembagian hadiah dan upacara penurunan bendera.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 20.42
Rayakan HUT ke-81 RI, 300 Warga Paniai Kibarkan Merah Putih di Bukit Gobairo
Berita terkait
Pemprov Papua Adakan Beragam Layanan dan Hiburan untuk Masyarakat di HUT RI
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.43
Dari 2 Agustus ke 17 Agustus: Membaca Kemerdekaan dari Papua
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 14.09
Rayakan Kemerdekaan, Pelanggan dan Ribuan Mitra GrabMerchant Berbagi Lewat Traktir Driver
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.56
Tak Hanya Sandera 9 Perempuan, KKB Bunuh Seorang Ibu Lalu Buang Anaknya ke Jurang
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02