TNI Buka Suara soal Dugaan Prajurit Aniaya Anggota Polri di Palmerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Muhammad Nas, menyatakan bahwa TNI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait dugaan penganiayaan seorang anggota Polri oleh seorang prajurit TNI di Asrama Polisi Palmerah, Jakarta Barat. Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan yang dapat diambil karena aparat berwenang masih mengumpulkan fakta. Ketika ditanya apakah ada prajurit TNI yang diperiksa oleh Polisi Militer, Nas belum memberikan jawaban. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (31/7), dan korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polsek Palmerah. TNI menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.33
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Kunjungi Dankorbrimob Polri
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.00
Kata Purbaya soal Pelibatan TNI–Polri dalam Pajak
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.57
Menko Polkam Pastikan Pemerintah Bersungguh-sungguh Jaga Keamanan Papua
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.38
Purbaya Tegaskan Babinsa-Bhabinkamtibmas Tak Ikut Tagih Pajak
Berita terkait
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
Pemerintah Jaga Stabilitas Papua, Warga Dijamin Aman Rayakan HUT RI
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.40
Prabowo Dorong TNI-Polri 'Bersaing' dalam Pendidikan Lewat SMA Taruna
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.30
Prabowo Respons soal Persaingan TNI vs Polri: Itu yang Kita Inginkan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.45