Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Traction Energy Asia Ungkap Catatan Kritis di Balik Implementasi B50

Tommy Ardian Pratama, Direktur Eksekutif Traction Energy Asia, menyoroti perlunya reformasi tata kelola dalam implementasi biodiesel B50. Hal ini dibahas dalam diskusi strategis yang diselenggarakan Katadata Green bersama Traction Energy Asia pada 30 Juli lalu. Meskipun mandatori B50 dianggap dapat memperkuat ketahanan energi nasional, terdapat biaya dan tagihan tersembunyi yang perlu diperhatikan. Keberhasilan kebijakan ini bergantung pada kemampuan menyeimbangkan kepentingan energi, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Temuan diskusi sejalan dengan kajian terpisah oleh LPEM FEB Universitas Indonesia mengenai berbagai konsekuensi ekonomi implementasi B50. Tommy menekankan bahwa regulasi biodiesel saat ini masih mengandalkan Keputusan Menteri ESDM, sehingga diperlukan penguatan regulasi untuk memberikan kepastian jangka panjang. Saran yang meliputi pelibatan pekebun sawit mandiri dalam rantai pasok, diversifikasi bahan baku melalui minyak jelantah, dan penguatan kelembagaan juga diangkat.

Secara keseluruhan, diskusi ini bertujuan mencari titik temu agar biodiesel dapat berjalan berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek-aspek kritis yang ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait