Truk Hanya 4% dari Populasi Kendaraan, tetapi Menyumbang 30% Emisi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kajian oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) menunjukkan bahwa truk di Indonesia hanya menyumbang sekitar 4% dari total populasi kendaraan, tetapi bertanggung jawab atas hingga 30% emisi dari sektor transportasi darat. Ketidakseimbangan ini mendorong upaya untuk mempercepat penggunaan kendaraan listrik, terutama pada kendaraan niaga berat.
Kampanye "Janji Jangan Ngebul" diluncurkan dalam rangkaian Indonesia Net Zero Summit 2026 pada 1 Agustus 2026. Campaign Lead Rafaela Xaviera menyerukan agar produsen otomotif mengambil peran lebih besar dalam elektrifikasi armada truk nasional, dengan menekankan bahwa komitmen dekarbonisasi harus melampaui kendaraan penumpang.
Secara global, truk listrik telah berkembang di negara-negara seperti Tiongkok dan Eropa. Di Indonesia, tantangan utama meliputi ketersediaan kendaraan listrik, pembangunan infrastruktur pengisian daya, serta kesiapan rantai pasok komponen dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
Eddy Soeparno Apresiasi Perhatian Prabowo Terhadap Ekonomi Karbon, Ini Harapannya
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.39
Inovasi Bahan Bangunan Hadirkan Semen Rendah Karbon
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.15
Tekan Emisi hingga 38%, SIG Perkuat Strategi Bisnis Berkelanjutan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.11
Perluas Upaya Dekarbonisasi, Pelindo Uji Emisi 500 Kendaraan Logistik
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.00