Trump akan deklarasi Selat Hormuz sebagai wilayah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Presiden AS Donald Trump menyatakan akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat, sebagaimana dikutip ANTARA News. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya di sebuah akademi kepolisian di New York, Jumat. Trump mengklaim AS masih mengendalikan selat tersebut melalui blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran, yang ia gambarkan sebagai 'tembok baja' yang tidak terbendung. Konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu belum menunjukkan tanda-tau akhir. Trump meminta pendukungnya menerima kenaikan harga bensin akibat perang, dengan alasan pencegahan Iran memiliki senjata nuklir. Iran menolak membuka kembali Selat Hormuz hingga AS mencabut blokade, sambil menegaskan kendalinya atas selat tersebut. Konflik ini telah memicu kenaikan harga minyak dan komoditas global. Tekanan domestik di AS semakin meningkat bagi Trump untuk mengakhiri perang yang tidak populer ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.46
Trump Klaim Bakal Kuasai Selat Hormuz, Iran Reaksi Keras: "Akan Tetap Milik Iran!"
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
Berita terkait
Trump Tolak Tawaran Damai Iran, Harga Minyak Langsung Terbang
Detik.com · 28 September 2026 pukul 08.01
Harga Minyak Hari Ini Merosot 1% Setelah Trump Negosiasi dengan Iran
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 08.00
Turun Lagi! Harga Minyak Dunia Tertekan Konflik dan Langkah Arab Saudi
JawaPos · 18 September 2026 pukul 08.30
Top 3: Harga Minyak Dunia Tergelincir
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 08.00