Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan lebih memilih kesepakatan dengan Iran daripada tindakan militer, dengan alasan ingin menghindari korban jiwa. Ia memperingatkan bahwa kekuatan militer tetap menjadi opsi jika diplomasi gagal, setelah AS sempat bersiap menyerang Iran namun menunda atas permintaan pejabat Teheran untuk berdialog.
Negosiasi antara Washington dan Teheran, yang dimulai dengan kesepakatan kerangka kerja, terhenti akibat perbedaan mengenai jaminan keamanan dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Ketegangan meningkat bulan lalu dengan serangan AS dan balasan Iran. Baru-baru ini, Trump mengklaim diskusi berlangsung baik dan memperkirakan Selat Hormuz akan segera dibuka kembali.
Laporan menyebutkan kemajuan menuju kesepakatan sementara dengan dukungan Oman, namun Iran menunda jika ancaman AS berlanjut. Trump menegaskan kembali bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 20.30
Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.05
Sebelum Ambil Tindakan Militer Lebih Keras, Trump Beri Iran Peluang Capai Kesepakatan
Berita terkait
Ditolak Trump, Iran Masih Tunggu Jawaban AS Soal Hormuz
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 21.30
Balas Trump, Iran Tegaskan Hanya Diplomasi yang Bisa Akhiri Perang
Detik.com · 27 September 2026 pukul 10.22
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 26 September 2026 pukul 18.19
Trump Ungkap Tawaran dari Iran: Mereka Ingin Buat Kesepakatan
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.57