Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sebelum Ambil Tindakan Militer Lebih Keras, Trump Beri Iran Peluang Capai Kesepakatan

Presiden AS Donald Trump masih memberikan Iran kesempatan terakhir untuk mencapai kesepakatan sebelum Amerika Serikat mengambil tindakan militer yang lebih keras. "Saya ingin memberi mereka setiap kesempatan terakhir sebelum tindakan militer yang menargetkan kepemimpinan mereka. Sangat sulit melakukan apa yang telah kami rencanakan, yang masih tetap direncanakan," kata Trump kepada wartawan, Senin (3/8). Ia menambahkan bangga karena memberi banyak pihak sebuah kesempatan.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran terkait Selat Hormuz. Trump menegaskan AS tidak akan membiarkan Iran mengenakan biaya terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. "Jika ada pihak yang akan mengenakan biaya, kami yang akan melakukannya," ujarnya. Pernyataan itu disampaikan saat Trump ditanya mengenai kemungkinan Iran kembali membuka akses pelayaran bebas sepenuhnya di jalur perairan tersebut.

Selain itu, laporan menyebutkan pada 18 Juni Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang dimulai 28 Februari. Namun, belum ada rincian lebih lanjut mengenai isi nota kesepahaman maupun jadwal pelaksanaan kesepakatan tersebut. Ketegangan di Selat Hormuz masih berlanjut, dan rencana militer AS terhadap kepemimpinan Iran disebut tetap ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait