Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran akan menerima serangan besar-besaran kecuali membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat, dalam wawancara dengan Fox News. Trump menegaskan bahwa pembicaraan sedang berlangsung, sementara Axios melaporkan AS, Iran, dan Oman hampir mencapai kesepakatan sementara untuk membuka selat tersebut. "Selat itu akan segera dibuka, atau mereka akan menerima pukulan keras," kata Trump saat kunjungan ke California. Selat Hormuz, jalur kritis bagi pasokan minyak global, menjadi pusat konflik yang berulang. Trump menambahkan bahwa Iran ingin mencari jalan untuk mengakhiri konflik yang dimulai 28 Februari lalu ketika AS dan Israel menyerang Iran. Ia yakin kesepakatan bisa tercapai dalam waktu dekat, sebelum penerbangan ke Las Vegas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.13
Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Trump Ultimatum Iran: Damai atau 'Penyerahan Total'
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.53
Trump Yakin Perang Lawan Iran Akan Segera Berakhir
Berita terkait
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Trump Umumkan AS dan Israel Batal Serang Iran Besar-besaran, Ini Alasannya
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 10.52
Halangi Pembukaan Selat Hormuz, Trump Ancam Bombardir Oman
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.53
Rencana Rahasia Iran untuk Tingkatkan Eskalasi Perang dengan AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.42