Trump Ancam Jebloskan Pengkritik Pasokan Amunisi AS ke Penjara!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bereaksi keras terhadap laporan media yang menyatakan persediaan amunisi AS menipis akibat perang melawan Iran. Dalam postingannya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa AS memiliki stok amunisi yang sangat besar, terutama jenis tertentu, dan bahwa produksi serta pengiriman dalam jumlah besar sedang berlangsung. Ia mengancam akan menjatuhkan hukuman penjara panjang bagi pihak-pihak yang disebutnya sebagai “pembocor” yang menyebarkan pernyataan “pengkhianatan” tersebut.
Namun, laporan dari CNN, Reuters, dan The Washington Post mengungkap bahwa militer AS telah menggunakan sekitar 80 % rudal pencegat dan separuh rudal Patriot sejak konflik dengan Iran dimulai pada akhir Februari. Kekurangan juga terjadi pada sistem THAAD, dan hampir semua rudal jarak jauh ATACMS dan PrSM telah habis digunakan. Kekurangan ini disebut-sebut sebagai alasan Trump membatalkan serangan besar-besaran terhadap Iran. Trump terus menyangkal adanya kekurangan, mengklaim bahwa AS memiliki lebih banyak amunisi daripada negara mana pun dan perusahaan pertahanan sedang memproduksi senjata dalam jumlah rekor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 08.10
Trump Yakin Perang AS dengan Iran Segera Berakhir
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 13.31
Trump Geram Perusahaan-perusahaan Minyak Untung Besar saat Perang Iran
Berita terkait
Operasi Anyar Trump di Iran Lewat 'Tanker for Tanker'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 06.00
6 Bulan Perang Iran, Trump dan Dunia Hadapi 6 Konsekuensi Pedih
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.30
Perang Iran Meluas, Trump Cari Jalan Keluar Lewat Negosiasi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.17
Trump Sudah Keok Lawan Iran, Mulai 'Dibenci' di Negara Sendiri
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.35