Trump Bakal Kumpulkan Pemimpin Arab dan Negara Muslim di New York
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump berencana bertemu pemimpin enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) serta pemimpin Arab dan Muslim lainnya di New York saat Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Pertemuan ini bertujuan membahas strategi pasca-konflik dan langkah selanjutnya dalam perang dengan Iran, di tengah macetnya pembicaraan gencatan senjata dan meningkatnya serangan dari Teheran serta milisi Houthi.
Konflik ini berdampak signifikan pada ekonomi negara Teluk, termasuk penutupan Pipa Timur-Barat Arab Saudi akibat serangan drone. Meskipun harga minyak Brent dan WTI sempat turun setelah Arab Saudi mengalihkan pengiriman melalui pelabuhan Sohar di Oman, risiko perpanjangan perang tetap ada jika diplomasi gagal. Trump mengklaim Iran telah menghubungi Washington untuk mencapai kesepakatan, namun rencana strategi lengkap AS diperkirakan baru rampung setelah pemilu sela November mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.26
Tiongkok Berkomitmen Lindungi Hak Iran dan Dorong Stabilitas Selat Hormuz
Detik.com · 17 September 2026 pukul 10.29
Sebut Iran Inginkan Kesepakatan, Trump: Kita Lihat Gimana Hasilnya Nanti
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.13
Menlu Iran Kunjungi Tiongkok saat Pentagon Ungkap Biaya Perang
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 16.07
Trump Buka Pintu Negosiasi, Iran Justru Mengancam: Tidak Ada Pembicaraan!
Berita terkait
Pakar Ini Yakin Iran Akan Berupaya Memiliki Senjata Nuklir, Ini 4 Pemicunya
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 05.15
Menlu negara Teluk dan Iran akan bahas pengelolaan Selat Hormuz
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 15.36
Masih Buka Pintu Dialog untuk Iran, Donald Trump: Saya Tak Ingin Membunuh Orang
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.51
Perang Iran Belum Ada Sinyal Berakhir, 3 Arab Ini Terancam Batalkan Investasi Besar-besaran ke AS
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.35