Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Cabut Visa Duta Besar Brasil untuk AS, Ada Apa?

Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump mencabut visa Duta Besar Brasil di Washington, Maria Luiz Ribeiro Viotti, sebagai tindakan balasan atas penolakan Brasil untuk memberikan visa kepada dua diplomat AS dan menunda persetujuan terhadap calon duta besar yang diusulkan Washington. Juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan langkah tersebut bersifat timbal balik dan duta besar harus mengajukan permohonan visa kembali jika meninggalkan AS. Mereka menyatakan telah berkomunikasi selama berminggu-minggu dan memberikan kesempatan kepada Brasil untuk menyelesaikan masalah ini, tetapi Brasil terus menunda. Pencabutan visa ini bukan merupakan deklarasi persona non grata, meskipun opsi diplomatik lebih lanjut tetap terbuka jika Brasil terus menunda atau menolak untuk memberikan agrément. Trump menegaskan haknya untuk menentukan siapa yang mewakili kepentingan AS di seluruh dunia dan menolak campur tangan asing dalam proses domestik. Reuters melaporkan bahwa visa tersebut dapat dipulihkan jika perselisihan diplomatik berhasil diselesaikan. Perselisihan ini mencerminkan ketegangan yang telah berlangsung lama antara pemerintahan Trump dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, dengan AS menuduh pemerintah Lula melakukan penyensoran terhadap kaum konservatif, sementara Brasil menolak apa yang mereka anggap sebagai upaya AS untuk mempengaruhi politik Amerika Latin demi kepentingan kaum konservatif. Brasil baru-baru ini menolak untuk memberikan visa kepada pejabat AS Riley Barnes dan Samuel Samson karena kekhawatiran tentang campur tangan dalam pemilihan presiden Brasil pada bulan Oktober mendatang. AS mengatakan bahwa para pejabat tersebut berencana untuk membahas integritas pemilu, kebebasan beragama, dan kebebasan berekspresi dengan pejabat Brasil dan perwakilan masyarakat sipil.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait